Langsung ke konten utama

Menurut kamu mengapa para pedagang waktu itu memilih jalur perairan atau laut?

Sejarah Indonesia SMA/MA/SMK/MAK Kelas X
Kurikulum 2013
Sejarah Indonesia Kelas X Semester 2 Bab III Uji Kompetensi Halaman 183 
Menurut kamu mengapa para pedagang waktu itu memilih jalur perairan atau laut?

Karena waktu itu, satu-satunya transportasi yang mampu menjangkau berbagai wilayah di dunia adalah kapal. Yaitu melalui jalur perairan atau laut. Belum ada transportasi niaga untuk perdagangan yang mampu menyaingi kapal laut.

Kalaupun ada, mungkin hanya transportasi darat. Dan pasti sangat tidak efektif. karena hanya mampu menjangkau sebagian kecil wilayah saja. Kemampuan membawa barangnya pun pasti tidak sebesar dengan menggunakan kapal. Dan tentu saja waktu itu belum ada kendaraan bermotor. Jadi transportasi darat hanya mengandalkan tenaga manusia atau hewan.
Beda dengan menggunakan jalur perairan atau laut yang menggunakan kapal. Dengan menggunakan kapal, tenaga penggeraknya bisa menggunakan tenaga angin dari layar kapal. Dan bisa dibilang sangat efektif waktu itu. jangkauan kapal juga bisa sangat luas, karena dapat menyusuri sungai-sungai. Dan bisa menjangkau antar pulau bahkan antar negara. Kapal bisa bersandar di bantaran-bantaran sungai atau pesisir pulau sehingga bisa langsung berinteraksi dengan pembeli. Daya tampung dari kapal dalam membawa barang juga pasti lebih besar. Sehingga mobilitas dalam berdagang lebih efektif dan menguntungkan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Coba kamu uraikan dengan singkat, mengapa pergerakan nasional pada tahun 1930-an menjadi lebih moderat! Buatlah dalam lembar kertas folio dan diskusikanlah dengan temanmu!

Sejarah Indonesia SMA/MA/SMK/MAK Kelas XI Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017 Sejarah Indonesia Kelas XI Semester 2 Bab 5 Latih Uji Kompetensi Halaman 71 Coba kamu uraikan dengan singkat, mengapa pergerakan nasional pada tahun 1930-an menjadi lebih moderat! Buatlah dalam lembar kertas folio dan diskusikanlah dengan temanmu! Moderat yaitu Menghindari perilaku yang bersifat ekstrem. Pergerakan nasional pada tahun 1930-an yang bersifat moderat/kooperatif ini merupakan gerakan perlawanan rakyat Indonesia dengan strategi bekerjasama dengan belanda. Karena pada tahun 1930-an, Indonesia masih dalam masa kependudukan belanda. Pergerakan yang bersifat moderat ini dilakukan karena pergerakan nasional yang dilakukan dengan cara melakukan perlawanan/nonkooperasi menuai kegagalan. Selain itu, pemerintah Kolonial Belanda juga Mengeluarkan aturan tentang pembatasan kegiatan berserikat dan berkumpul bagi organisasi pergerakan. Sebagai akibat dari perlawan yang dilakukan oleh organisasi p...

Apakah Indonesia diuntungkan atau dirugikan dengan adanya pendudukan Jepang?

Sejarah Indonesia SMA/MA/SMK/MAK Kelas XI Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017 Sejarah Indonesia Kelas 11 Semester 2 Bab 5 Latih Uji Kompetensi Halaman 71 Apakah Indonesia diuntungkan atau dirugikan dengan adanya pendudukan Jepang?   Dengan adanya pendudukan jepang, Banyak keuntungan yang diperoleh Indonesia. Diantaranya adalah : - Kedatangan dan pendudukan jepang telah mengakhiri penjajahan oleh belanda yang telah sekian lama menjajah Indonesia. - Organisasi pergerakan yang diprakarsai jepang banyak memberikan keuntungan bagi bangsa Indonesia, karena di dalam organisasi itu, banyak ilmu yang didapatkan. Sehingga bangsa Indonesia semakin pandai. - Meskipun kemerdekaan Indonesia bukan dari pemberian jepang. Tetapi, badan persiapan kemerdekaan yang juga diprakarsai oleh jepang yaitu BPUPKI dan PPKI. Telah melahirkan dasar negara Indonesia.   Meskipun begitu, selama kependudukan jepang. Indonesia juga dirugikan dengan berbagai kebijakan yang dibuat oleh jepang. Diantaranya...

Langkah yang dilakukan sekutu dalam menghadapi jepang?

Langkah yang dilakukan sekutu dalam menghadapi jepang? Penyebab kegagalan sekutu mencegah kedatangan jepang di pulau jawa? Untuk menghadapi pasukan Jepang, sebenarnya Sekutu sudah mempersiapkan diri, yaitu antara lain berupa tentara gabungan ABDACOM, ditambah satu kompi Kadet dari Akademi Militer Kerajaan dan Korps Pendidikan Perwira Cadangan di Jawa Barat. Di Jawa Tengah, telah disiapkan empat batalion infanteri, sedangkan di Jawa Timur terdiri tiga batalion pasukan bantuan Indonesia dan satu batalion marinir, serta ditambah dengan satuan-satuan dari Inggris dan Amerika. Meskipun demikian, tentara Jepang mendarat di Jawa dengan jumlah yang sangat besar, berhasil merebut tiap daerah hampir tanpa perlawanan.