Langsung ke konten utama

Jelaskan latar belakang berdirinya Kerajaan Demak!

Sejarah Indonesia SMA/MA/SMK/MAK Kelas X
Kurikulum 2013
Sejarah Indonesia Kelas X Semester 2 Bab III Uji Kompetensi Halaman 234 
Jelaskan latar belakang berdirinya Kerajaan Demak!

Berdirinya Kerajaan Demak berawal dari kemunduran Majapahit Menjelang akhir abad ke-15. Kemunduran Majapahit menyebabkan beberapa wilayah kekuasaannya memisahkan diri. Bahkan wilayah-wilayah yang tersebar atas kadipaten-kadipaten saling serang, saling mengklaim sebagai pewaris tahta Majapahit. Tidak terkecuali dengan Demak.

Demak yang berada di wilayah utara pantai Jawa muncul sebagai kawasan yang mandiri. Dalam tradisi Jawa digambarkan bahwa Demak merupakan penganti langsung dari Majapahit, sementara Raja Demak (Raden Patah) dianggap sebagai putra Majapahit terakhir. Kerajaan Demak didirikan kemungkinan besar oleh seorang Tionghoa Muslim bernama Cek Ko-po.

pada masa Trenggana sekitar tahun 1527 ekspansi militer Kerajaan Demak berhasil menundukan Majapahit.
Sejarah Indonesia Kelas X Semester 2 Bab III Uji Kompetensi Halaman 86 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Coba kamu uraikan dengan singkat, mengapa pergerakan nasional pada tahun 1930-an menjadi lebih moderat! Buatlah dalam lembar kertas folio dan diskusikanlah dengan temanmu!

Sejarah Indonesia SMA/MA/SMK/MAK Kelas XI Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017 Sejarah Indonesia Kelas XI Semester 2 Bab 5 Latih Uji Kompetensi Halaman 71 Coba kamu uraikan dengan singkat, mengapa pergerakan nasional pada tahun 1930-an menjadi lebih moderat! Buatlah dalam lembar kertas folio dan diskusikanlah dengan temanmu! Moderat yaitu Menghindari perilaku yang bersifat ekstrem. Pergerakan nasional pada tahun 1930-an yang bersifat moderat/kooperatif ini merupakan gerakan perlawanan rakyat Indonesia dengan strategi bekerjasama dengan belanda. Karena pada tahun 1930-an, Indonesia masih dalam masa kependudukan belanda. Pergerakan yang bersifat moderat ini dilakukan karena pergerakan nasional yang dilakukan dengan cara melakukan perlawanan/nonkooperasi menuai kegagalan. Selain itu, pemerintah Kolonial Belanda juga Mengeluarkan aturan tentang pembatasan kegiatan berserikat dan berkumpul bagi organisasi pergerakan. Sebagai akibat dari perlawan yang dilakukan oleh organisasi p...

Apakah Indonesia diuntungkan atau dirugikan dengan adanya pendudukan Jepang?

Sejarah Indonesia SMA/MA/SMK/MAK Kelas XI Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017 Sejarah Indonesia Kelas 11 Semester 2 Bab 5 Latih Uji Kompetensi Halaman 71 Apakah Indonesia diuntungkan atau dirugikan dengan adanya pendudukan Jepang?   Dengan adanya pendudukan jepang, Banyak keuntungan yang diperoleh Indonesia. Diantaranya adalah : - Kedatangan dan pendudukan jepang telah mengakhiri penjajahan oleh belanda yang telah sekian lama menjajah Indonesia. - Organisasi pergerakan yang diprakarsai jepang banyak memberikan keuntungan bagi bangsa Indonesia, karena di dalam organisasi itu, banyak ilmu yang didapatkan. Sehingga bangsa Indonesia semakin pandai. - Meskipun kemerdekaan Indonesia bukan dari pemberian jepang. Tetapi, badan persiapan kemerdekaan yang juga diprakarsai oleh jepang yaitu BPUPKI dan PPKI. Telah melahirkan dasar negara Indonesia.   Meskipun begitu, selama kependudukan jepang. Indonesia juga dirugikan dengan berbagai kebijakan yang dibuat oleh jepang. Diantaranya...

Langkah yang dilakukan sekutu dalam menghadapi jepang?

Langkah yang dilakukan sekutu dalam menghadapi jepang? Penyebab kegagalan sekutu mencegah kedatangan jepang di pulau jawa? Untuk menghadapi pasukan Jepang, sebenarnya Sekutu sudah mempersiapkan diri, yaitu antara lain berupa tentara gabungan ABDACOM, ditambah satu kompi Kadet dari Akademi Militer Kerajaan dan Korps Pendidikan Perwira Cadangan di Jawa Barat. Di Jawa Tengah, telah disiapkan empat batalion infanteri, sedangkan di Jawa Timur terdiri tiga batalion pasukan bantuan Indonesia dan satu batalion marinir, serta ditambah dengan satuan-satuan dari Inggris dan Amerika. Meskipun demikian, tentara Jepang mendarat di Jawa dengan jumlah yang sangat besar, berhasil merebut tiap daerah hampir tanpa perlawanan.